Thursday, December 22, 2011

Surgery - The Sad Intro


Bismillahirrahmanirrahim...

Maapppp... :D Sudah 2 minggu ini aku pindah stase, Bedah! Adaptasi, biasa. Tapi hari pertama nggak terlalu parah kayak di obsgin lo.. Deg2an parah dulu.

Dan diawali dengan kejadian mengguncang jiwa kami, angkatan 2006. Hari sabtu sebelum kami masuk bedah, salah satu teman kami, Irwanda H P mengalami kecelakaan sampai diharuskan masuk ICU. Seharusnya ia masuk stase terakhirnya bersama kami. Satu minggu sudah berada di sana, akhirnya ahad tengah malam Iwang meninggal dunia. Duka kami cukup dalam~sebetulnya sangat dalam. Bahkan saya yang bukan teman dekat sekali. Tapi kami tahu betapa ia adalah orang yang sangat baik~baiik sekali. Allahumaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu'anhu ... Ia mengulaskan setiap kenangan baik di hati semua teman. Allah tahu, sangat tahu yang terbaik. Yang kadang menurut kita bukan terbaik. Bisa jadi sesuatu yang kita benci, adalah yang sebenarnya baik untuk kita. Selamat jalan Kawan. Semoga Allah melapangkan kuburmu, meneranginya, mengampuni dosamu, dan menjauhkanmu dari siksa kubur.

satu-satunya yang pakai penutup kepala

“Sebutkanlah kebaikan-kebaikan orang yang mati diantaramu dan jagalah kejelekan-kejelekannya.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)



Saturday, December 3, 2011

Jiwa, finished


Bismillahirrahmanirrahim...

Aduh, maap banget jarang cerita hehe... seminggu ini juga jarang ngenet, paling microblogging, karena minggu ujian. Dan hari ini akhirnya. Minggu depan libur dulu seminggu. Pyuf... And here we are.. on poli jiwa :D


::jiwa finished::

Friday, November 25, 2011

Donor Darah yang Gagal

Bismillahirrahmanirrahim...

2 minggu ini kan lagi stase luar, tiap kali berangkat dan pulang kami selalu lewat PMI. Minggu pertama lagi sakit, jadi sama sekali nggak kepikiran mau donor, bisa-bisa pingsan *lagi*. Minggu kedua, ada 'tamu' datang. Kemarin sebenernya udah ke sana, mau ngedonorin darah temenku dulu *haha* aku nunggu. Ini pertama kalinya mau donor di PMI, biasanya kalo PMI jadwal berkunjung ke kampus atau ke RS. Ndilalah terakhir kali PMI di kampus, aku terlambat, udah bubaran baru sempet ke sana. Pas di RS, aku nggak bisa ikut karena masih ada acara di bagianku. Yahh...

Dengan semangat 45 hari ini aku datang lagi. Padahal baru 'selesai' kemarin, aturan kan 1 minggu lewat dulu baru donor. Niatnya sih aku mau nggak bilang-bilang. Sekalian pengen tau Hb-ku bagus engga, lagi ga enak body *lah ini berani2nya mo donor juga* Penasaran juga kira-kira nanti kalau aku donor tuh bakal pingsan/pusing lagi engga *makin songong*.

Temenku yang kemarin lusa didepak gara2 Hb rendah berhasil melewati rintangan. Aku maju.
"Tidur cukup?" Ya
"Baru minum obat hari ini atau kemarin?" Enggak. Inilah nikmatnya kalo orang ga suka ngobat.
"Haid terakhir lebih dari 1 minggu?" Hehe... baru kemarin. "Baru kemarin?" Iya... hehe *pake muka polos dan memelas.
"Wah jangan dulu ya Mbak, nunggu seminggu lagi aja, saya tensi aja ya?!" Hiks.... didepak.

Didepak untuk pertama kalinya.

Tapi sih emang harusnya gitu, kalo PMI kebobolan, kayaknya aku ga kuat juga, soalnya tanda-tanda sakit muncul juga... haha. Tapi tetep penasaran. Pingsan terdahulu aku yakin karena aku lupa semalam sebelum donor itu aku habis begadang. Jadi, begadang jangan begadaaang kalau besoknya mau donooor... Penting looo *jangan ngeyel kayak aku*

NB: tempat donor darahnya nyaman, jadi makin nagih dah..

Yang belom rajin donor? Niatkan untuk umat yak, subhanallah dah pahalanya. Apalagi yang golongan darah AB... insyaAllah nambah pahala. Aku golda B, ada yang butuh? :D

Tuesday, November 22, 2011

Pasien-pasien

Bismillahirrahmanirrahim...

Ini pasienku, pasien presusku juga.
Mengaku sebagai Pensiunan Jendral PBB, lain waktu mengaku sebagai dokter, usianya 70 tahun kadang 100 tahun *padahal 25 tahun* Dan punya istri 50 orang, sedang hamil, salah satunya adalah dokter jiwa yang sedang merawatnya *hoohoho* Bipolar I Episode Kini Manik.

Ada lagi pasien Depresi Berat dg Ciri Psikotik Serasi Afek. Setelah dulu saat bekerja suka *mengutil* ditambah penyakitnya yang tak kunjung sembuh, ia makin merasa berdosa, bersalah, putus asa, tak berguna. Menangis, mendengar suara hatinya berkata, dan ingin bunuh diri.

Masih banyak sih, lanjut besok ah~

Jaga Pertama di RSJ

Bismillahirrahmanirrahim...

Aku jadi heran sendiri kenapa di stase ini aku malah nggak banyak cerita. Apa yaa?
Di minggu kedua kemarin, kami pindah RS, stase luar lah istilah kerennya. Hanya 1/2 jam perjalanan sampe, ke bangsal Sakura di RSUD Bms, khusus untuk bangsal jiwa. Sudah tahu kalau di sana bakal menemukan hal yang berbeda dengan di RSMS. Di RSMS cenderung pasien-pasien yang terawat, kalaupun harus ke bangsal, mereka pasien psikotik yang tidak separah pasien di RSUD Bms ini.

Aku tahu persis, kondisi pasien psikotik. Apalagi yang sudah tidak bisa mengontrol diri-sendiri. Kencing sembarangan. Aku tahu. Dan di sana, begitu masuk ke balik jeruji, akan ada orang-orang yang bercampur dengan orang normal, hampir tidak dikenali secara sekilas. Mereka beruntung, masih ditunggui. Di bagian paling belakang ada jeruji2 yang dibaliknya berkumpul sekumpulan orang dengan gangguan jiwa tak berpenunggu.

Jaga pertama, sore itu Ibu S sedang merangsek keluar pintu depan, minta pulang. Perawat mengejar-ngejar, Ibu S bergulingan di lantai. Aku bantu berdiri, dan perawat laki-laki tinggi besar mengawalnya kembali ke kamar. Setelah itu malah Ibu S menarikku pelan, mengajak bicara dengan gayanya yang logorrhea. Menembang, menyanyikan shalawat. Aku hanya senyam-senyum sendiri di depannya, setelah mengorek-ngorek perasaannya saat itu.

Temanku beda lagi. Ia benar-benar dikejar oleh pasien follow up-anku yang mencoba kabur. Kalau aku yang ada di sana, aku akan ketakutan melebihi temanku, karena aku tahu pasien ini post ngamuk di rumah dengan mengacungkan bendo ke bapaknya. Aih... Jangan kau bunuh aku!

Berada di sana, menyenangkan *minus baunya. Mengobrol banyak dengan pasien maupun keluarga *apalagi yang kooperatif* sangat menyenangkan. Menggali-gali perasaan mereka, aku ingin tahu apa yang terjadi.

::jiwa::

Monday, November 14, 2011

Qadha' Itu Sudah Selesai

Bismillahirrahmanirrahim...

Seorang pasien yang terkena penyakit depresi dan guncangan jiwa bertanya kepada dokter ahli penyakit jiwa. Jawaban yang diberikan oleh seorang dokter muslim adalah: "Ketahuilah bahwa alam semesta ini telah selesai diciptakan dan telah selesai diatur, tidak ada sesuatu yang bergerak di dunia ini, kecuali atas izin Allah. Lalu mengapa harus risau dan sedih?"

"Sesungguhnya, Allah telah menetapkan ketentuan-ketentuan atas makhluk-makhluk-Nya lima puluh tahun sebelum mereka diciptakan." (Al-Hadits)

Al-Mutannabi berkata dalam sebuah bait syairnya, Masalah kecil menjadi besar di mata orang yang kecil dan masalah besar menjadi kecil di mata orang besar.

:jiwa:
from La Tahzan

Wednesday, November 9, 2011

Me, on OK 1

Bismillahirrahmanirrahim...

It's me, on Operation Room Num. 1. Di hape mah bagus, hasil kamera hp temen yang 5 MP, tapi kok pas dibuka di laptop jelek ya? hahaha... au ah.. yang penting ngeksis.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...